
aku tak pernah berhenti bertanya mengapa
saat kau mengatakan perjalanan kita mungkin sampai di sini saja
karena tiba2 kau merasa ragu untuk meneruskannya.
kau bilang, kau ingin berhenti, ada luka yang ingin kau sembuhkan
ah,luka macam apa yang ingin kau sembuhkan dengan cara menorehkan luka yang baru untukku?
aku ingin bercerita,berbagi banyak hal, termasuk tentang luka yang kini kurasakan
tapi orang yg slama ini kuajak berbagi malah berbalik pergi
aku ingin menangis, tapi punggung yang biasa kutangisi juga itu punggungmu
yang sejak malam itu beranjak meninggalkanku, menjauh
tak cukupkah keyakinan yang kutanamkan padamu slama ini?
tak cukupkah upayaku meyakinkanmu bahwa kini, kita sedang berlayar di atas kapal kecil kita, menuju sebuah dermaga yang telah menanti kita?
tapi ternyata di tengah perjalanan kau bimbang, ingin memutar haluan tapi kita sudah setengah perjalanan, ingin melanjutkan tapi kau khawatir akan badai yang kelak menghadang.
ah, aku sungguh tak bisa berhenti bertanya mengapa
padahal kita sudah sepakat untuk menikmati semua prosesnya
aku juga sudah pernah mengatakan padamu bila kau merasa lelah dalam perjalanan ini, menepilah, aku akan setia menemani. menunggu hingga kau siap untuk berjalan lagi.
tapi kumohon jangan mundur lagi, ini kapal kita, bahtera kita, dan dermaga disana menunggu kita.
jadi, setelah cukup waktu kau menepi
ayo kita lanjutkan lagi perjalanan ini
melangkah bersama, sampai nanti, sampai mati...
assalamualaikum mbak..
ReplyDeletealam kenal ya...aku suka banget ma rubrik,,,(ceilehh :P)
maksudku tulisan dan cuap2 mbak yang da diblog ini..
sedikit banyak ngena dan sama ky aku apa yang ada dicerita mbak...
heheeeheehe :))
waalaikumsalam...maaf ya baru bales nih, udah jarang banget bukanya, huhu...
ReplyDeletewah2 thanks yaa, seneng deh kalo ada yang baca, hihi...iya, mudah2an bermanfaat untuk berbagi, ini kan ceritanya cerita ttg hal2 simple yang perlu aku tumpahin lewat tulisan, hehe...
salam kenal juga ya :))